NhatXu –Operation General Manager Hyundai Gowa, Chitra Ortho Prayundityo (“Ndandit”), mengungkapkan bahwa dealer tersebut berhasil mengumpulkan hampir 40 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk Hyundai Palisade hybrid dalam waktu kurang dari satu bulan. Antusiasme tinggi ini terjadi meski harga SUV premium tersebut berada di atas Rp 1 miliar dan bahkan ada yang sudah inden sejak 2024.
“Baca Juga: Nintendo Switch 2 Punya Layar Redup, Kurang Optimal untuk HDR”
Inden Sejak Tahun Lalu Tunjukkan Antusiasme Tinggi
Beberapa konsumen bahkan sudah memesan Palisade sejak 2024, jauh sebelum mobil resmi meluncur di Indonesia. “Saya dapat data dua konsumen di Surabaya sudah inden dari 2024,” ujar Ndandit. Ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap produk premium Hyundai dan ketertarikan konsumen terhadap kehadiran SUV besar ini di segmen lokal. Antrean inden yang sudah terjadi sejak lama juga mencerminkan strategi pemasaran Hyundai yang berhasil membangun ekspektasi tinggi. Dengan begitu, konsumen tidak hanya melihat Palisade sebagai kendaraan biasa, tapi sebagai simbol status dan kenyamanan. Fenomena ini memperlihatkan bahwa pasar SUV premium di Indonesia semakin tumbuh dan punya potensi besar untuk berkembang lebih jauh.
Varian Calligraphy Jadi Favorit, Kontribusi 70 Persen
Sales & Marketing GM Hyundai Gowa, Peta Rachmat Zulkarnain, menjelaskan bahwa varian Calligraphy menjadi yang paling diminati, menyumbang sekitar 70% SPK. Struktur varian Palisade saat ini hanya mencakup Signature, Calligraphy, dan Calligraphy AWD, di samping varian tertinggi AWD yang khusus menyasar segmen elit seperti pejabat. Varian Calligraphy menawarkan kombinasi fitur mewah dan performa yang seimbang, membuatnya jadi pilihan favorit konsumen. Sementara itu, varian AWD dengan kemampuan all-wheel drive memberikan daya tarik tersendiri bagi kalangan atas yang mengutamakan kenyamanan dan keamanan berkendara. Tren ini menunjukkan bahwa pasar SUV premium di Indonesia semakin matang dan segmen mewah terus tumbuh. Hyundai Gowa optimis tren positif ini akan berlanjut di masa depan.
Interior Varian Calligraphy Bervariasi, Pilih Hitam Dominan
Varian Calligraphy hadir dalam dua pilihan interior: brown dan black. Namun, varian interior brown terbatas, sehingga waktu tunggunya lebih panjang. Peta menambahkan, “60 persen lebih memilih interior black karena preferensi hitam lebih umum di Indonesia,” menjelaskan distribusi stok dari ATPM. Kondisi ini menyebabkan permintaan untuk interior brown sedikit tertahan, meskipun tampilannya dinilai lebih mewah dan elegan. Beberapa konsumen rela menunggu lebih lama demi mendapatkan pilihan warna tersebut. Sementara itu, interior black tetap menjadi favorit utama karena kesan klasik dan mudah dipadukan dengan berbagai aksesoris mobil. Hyundai Gowa terus berupaya menyesuaikan stok untuk memenuhi preferensi pelanggan.
“Baca Juga: Suzuki Fronx Gantikan Baleno, Penjualannya Resmi Dihentikan”
Peluang dan Tantangan Hyundai Gowa ke Depan
Dominasi varian Calligraphy dan pemesanan inden menunjukkan potensi pasar SUV premium hybrid di Indonesia. Hyundai Gowa menargetkan pertumbuhan penjualan berkelanjutan dan berharap bisa mencapai atau melebihi target 2.000 unit per bulan jika tren positif ini terus berlanjut. Namun, tantangan suplai, nilai tukar, dan persaingan dari produk premium lain bakal menjadi faktor penentu keberlanjutan strategi ini.




Leave a Reply