NhatXu – AMD resmi meluncurkan jajaran Ryzen AI Max 400 Series terbaru untuk segmen laptop premium. Seri APU terbaru dengan nama kode Gorgon Halo itu membawa peningkatan performa melalui clock speed lebih tinggi dan dukungan unified memory lebih besar.
Meski masih mempertahankan arsitektur utama generasi sebelumnya, AMD menghadirkan sejumlah peningkatan penting pada lini terbaru ini. Fokus utama pengembangan terlihat pada kebutuhan komputasi AI, pemrosesan grafis, dan dukungan large language model atau LLM.
Ryzen AI Max 400 Series tetap mengandalkan kombinasi arsitektur CPU Zen 5, GPU RDNA 3.5, dan NPU XDNA 2. Kombinasi tersebut dirancang untuk mendukung performa komputasi modern pada perangkat laptop kelas atas.
“Baca Juga: Perusahaan Game Beri Insentif Fantastis untuk Karyawan”
AMD juga mempertahankan konfigurasi inti yang sama pada model tertingginya. Varian premium masih menggunakan konfigurasi 16-core dan 32-thread untuk kebutuhan multitasking dan pemrosesan berat.
Namun, AMD meningkatkan boost clock speed hingga 5,2 GHz pada generasi terbaru ini. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya yang mencapai 5,1 GHz.
Unified Memory Ryzen AI Max 400 Series Kini Capai 192 GB
Salah satu peningkatan terbesar Ryzen AI Max 400 Series terdapat pada dukungan unified memory. AMD kini memungkinkan konfigurasi memori hingga 192 GB pada lini Gorgon Halo terbaru.
Kapasitas tersebut meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya yang hanya mendukung hingga 128 GB. Dukungan memori besar ini menjadi sorotan karena berkaitan langsung dengan tren komputasi AI modern.
AMD menyebut Ryzen AI Max 400 Series mampu menjalankan large language model berskala besar secara lokal. Kemampuan tersebut menjadi nilai penting di tengah meningkatnya kebutuhan pemrosesan AI langsung pada perangkat pribadi.
Pendekatan pemrosesan lokal dinilai semakin penting untuk efisiensi, privasi data, dan pengurangan ketergantungan pada cloud. Karena itu, kapasitas memori besar menjadi salah satu faktor utama dalam pengembangan APU terbaru ini.
Selain unified memory, AMD juga meningkatkan kapasitas shared VRAM untuk GPU terintegrasi. Dukungan shared VRAM kini mencapai 160 GB, naik dari sebelumnya 96 GB.
Peningkatan itu memungkinkan GPU memanfaatkan alokasi memori lebih besar untuk pemrosesan grafis dan AI. Hal tersebut dapat membantu performa aplikasi kreatif, rendering, hingga pemrosesan machine learning.
GPU Radeon 8065S Tetap Dipakai dengan Clock Lebih Tinggi
Pada sektor grafis, Ryzen AI Max 400 Series masih menggunakan GPU Radeon 8065S untuk varian tertinggi. Meski memakai GPU yang sama, AMD meningkatkan clockspeed hingga 100 MHz dibanding generasi sebelumnya.
GPU tersebut kini berjalan pada kecepatan hingga 3,0 GHz. Peningkatan frekuensi itu diharapkan membantu performa gaming ringan, aplikasi kreatif, dan akselerasi AI berbasis GPU.
Arsitektur RDNA 3.5 yang digunakan juga tetap menjadi salah satu fokus AMD untuk efisiensi daya dan performa grafis modern. GPU terintegrasi kelas premium kini semakin penting untuk laptop tipis dengan kemampuan tinggi.
Dengan kombinasi CPU Zen 5 dan GPU RDNA 3.5, AMD tampaknya ingin memperkuat posisi mereka di pasar laptop AI premium. Segmen tersebut diperkirakan terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang.
Selain performa grafis, keberadaan NPU XDNA 2 juga menjadi elemen penting. Neural Processing Unit tersebut dirancang khusus untuk menangani beban kerja AI secara efisien.
Kehadiran NPU memungkinkan pemrosesan fitur AI berjalan lebih hemat daya dibanding hanya mengandalkan CPU atau GPU. Teknologi semacam itu kini semakin banyak diterapkan pada laptop generasi baru.
AMD Luncurkan Tiga SKU Ryzen AI Max 400 Series
Untuk tahap awal peluncuran, AMD memperkenalkan tiga SKU dalam keluarga Ryzen AI Max 400 Series. Ketiga model tersebut adalah Ryzen AI MAX+ PRO 495, Ryzen AI MAX+ PRO 490, dan Ryzen AI MAX+ PRO 485.
AMD belum mengungkap seluruh detail konfigurasi masing-masing model secara lengkap. Namun, ketiganya diposisikan untuk kebutuhan laptop premium dengan fokus produktivitas dan AI.
Peluncuran lini baru ini memperlihatkan strategi AMD yang semakin agresif pada pasar AI PC. Persaingan perangkat komputasi berbasis AI memang diperkirakan semakin ketat dalam beberapa tahun ke depan.
Perusahaan teknologi besar kini berlomba menghadirkan perangkat yang mampu menjalankan AI langsung pada perangkat lokal. Tren tersebut membuat prosesor dengan NPU dan dukungan memori besar menjadi semakin relevan.
AMD tampaknya ingin memanfaatkan momentum tersebut melalui seri Ryzen AI terbaru. Dukungan AI lokal menjadi salah satu nilai jual utama untuk perangkat laptop generasi berikutnya.
“Baca Juga: Embracer Bahas Masa Depan Deus Ex dan Saints Row”
Laptop Ryzen AI Max 400 Series Meluncur Mulai Q3 2026
Laptop dengan Ryzen AI Max 400 Series dijadwalkan mulai hadir pada kuartal ketiga 2026. Sejumlah produsen besar diperkirakan akan menggunakan APU terbaru ini untuk lini laptop premium mereka.
Nama-nama seperti ASUS, HP, dan Lenovo disebut berpotensi memperkenalkan perangkat baru berbasis Gorgon Halo. Ajang Computex 2026 diperkirakan menjadi panggung utama pengenalan berbagai laptop tersebut.
Computex selama ini menjadi salah satu acara teknologi terbesar untuk pengumuman perangkat PC dan laptop terbaru. Kehadiran Ryzen AI Max 400 Series kemungkinan akan menjadi salah satu sorotan utama pada acara tersebut.
Dengan peningkatan unified memory, dukungan AI lokal, serta clockspeed lebih tinggi, AMD mencoba memperkuat posisi mereka di pasar laptop premium modern. Fokus terhadap komputasi AI tampaknya akan menjadi arah utama industri PC dalam beberapa tahun mendatang.




Leave a Reply