NhatXu – AYANEO resmi mulai memasarkan handheld gaming Next II dengan harga yang sangat tinggi. Berdasarkan informasi di situs resminya, model tertinggi dibanderol US$5.299 atau sekitar Rp86 juta.
Harga tersebut menjadikan AYANEO Next II sebagai salah satu handheld gaming termahal yang tersedia di pasaran. Nilainya bahkan cukup untuk membeli beberapa PC gaming kelas atas dengan spesifikasi premium.
“Baca Juga: Battlefield 6 Sarankan Downgrade Driver RTX 50″
Peluncuran perangkat ini menunjukkan perubahan pada pasar handheld gaming. Segmen yang sebelumnya dikenal lebih terjangkau kini mulai menghadirkan produk dengan harga yang menyasar kalangan premium.
Kenaikan harga komponen dalam beberapa waktu terakhir turut memengaruhi biaya produksi berbagai perangkat gaming. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong produsen menaikkan harga produknya.
Varian Flagship Dibekali Ryzen AI Max+ 395 dan RAM 128 GB
Harga tinggi AYANEO Next II sejalan dengan spesifikasi yang ditawarkan. Model flagship menggunakan prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan nama kode Strix Halo.
Perangkat tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR5X berkapasitas 128 GB. Selain itu, tersedia penyimpanan SSD berkapasitas 2 TB untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan game dan aplikasi.
AYANEO juga menghadirkan beberapa konfigurasi lain dengan harga berbeda. Varian yang membawa RAM 64 GB dijual seharga US$3.699.
Sementara itu, model paling terjangkau tetap dibanderol US$2.999. Versi tersebut menawarkan RAM 32 GB dan SSD berkapasitas 1 TB.
Spesifikasi yang diusung menempatkan AYANEO Next II sebagai perangkat dengan performa sangat tinggi. Konfigurasi tersebut jauh melampaui sebagian besar handheld gaming yang tersedia saat ini.
Kenaikan Harga Dipicu Melonjaknya Biaya Komponen
Harga jual AYANEO Next II tidak lepas dari meningkatnya biaya produksi. Beberapa bulan lalu, perusahaan bahkan sempat menangguhkan program pre-order perangkat tersebut.
Saat itu, AYANEO menjelaskan bahwa harga memori dan media penyimpanan mengalami kenaikan signifikan. Kondisi tersebut membuat biaya produksi jauh lebih tinggi dibandingkan perhitungan awal.
Perusahaan mengungkapkan biaya sejumlah komponen hampir mencapai dua kali lipat dari estimasi sebelumnya. Akibatnya, penjualan dengan harga awal tidak lagi memungkinkan untuk dipertahankan.
Setelah situasi tersebut dievaluasi, AYANEO akhirnya kembali membuka penjualan Next II. Namun, perangkat tersebut kini hadir dengan harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan rencana sebelumnya.
Langkah tersebut mencerminkan tantangan yang dihadapi produsen perangkat gaming. Fluktuasi harga komponen menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi harga produk akhir.
Kapasitas RAM Besar Ditujukan untuk Beban Kerja Profesional
Salah satu spesifikasi yang paling menarik perhatian adalah penggunaan RAM hingga 128 GB. Kapasitas tersebut tergolong sangat besar untuk sebuah handheld gaming.
Untuk kebutuhan bermain game modern, kapasitas RAM sebesar itu umumnya belum diperlukan. Sebagian besar PC gaming kelas enthusiast saat ini masih menggunakan RAM 32 GB hingga 64 GB.
Karena itu, AYANEO tampaknya tidak hanya memosisikan Next II sebagai perangkat gaming. Perusahaan juga ingin menghadirkannya sebagai workstation portabel untuk berbagai kebutuhan profesional.
Kapasitas memori yang besar dapat dimanfaatkan untuk menjalankan aplikasi kreatif, pemrosesan data, hingga beban kerja berbasis kecerdasan buatan atau AI. Pendekatan tersebut membuat perangkat memiliki fungsi yang lebih luas dibanding handheld gaming pada umumnya.
Meski demikian, kebutuhan seperti itu hanya dimiliki sebagian kecil pengguna. Bagi mayoritas gamer, konfigurasi yang lebih sederhana sudah mampu memberikan performa yang memadai.
“Baca Juga: WhatsApp Tambahkan Integrasi Adobe Acrobat untuk File PDF”
AYANEO Bidik Segmen Ultra-Premium di Pasar Handheld Gaming
Kehadiran AYANEO Next II memperlihatkan semakin jelasnya perbedaan segmen dalam pasar handheld gaming. Produsen kini menawarkan pendekatan yang berbeda untuk menjangkau kelompok pengguna tertentu.
Di satu sisi, terdapat perangkat seperti Steam Deck dan ROG Xbox Ally yang berfokus pada keseimbangan antara harga dan performa. Produk-produk tersebut menyasar pengguna yang menginginkan pengalaman bermain game PC dengan biaya lebih terjangkau.
Di sisi lain, AYANEO memilih strategi berbeda dengan menghadirkan perangkat tanpa banyak kompromi pada spesifikasi. Filosofi tersebut menghasilkan performa yang sangat tinggi, tetapi diiringi harga yang sulit dijangkau oleh sebagian besar konsumen.
Peluncuran AYANEO Next II menunjukkan bahwa pasar handheld gaming kini tidak lagi hanya berkompetisi pada performa. Produsen juga mulai bersaing dalam menghadirkan perangkat premium dengan kemampuan yang mendekati workstation portabel.
Dengan prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395, RAM hingga 128 GB, serta penyimpanan SSD 2 TB, AYANEO Next II menawarkan spesifikasi yang sangat mengesankan. Namun, banderol hingga US$5.299 membuat perangkat ini lebih cocok bagi pengguna profesional atau penggemar teknologi yang menginginkan performa maksimal tanpa terlalu mempertimbangkan harga.




Leave a Reply