NhatXu – Setelah meluncurkan iQOO Z11 dan Z11x, iQOO tampaknya sedang menyiapkan model baru untuk melengkapi lini tersebut. Smartphone yang dimaksud adalah iQOO Z11 Lite yang baru-baru ini muncul di beberapa database sertifikasi.
Kemunculan perangkat tersebut mulai mengungkap sejumlah detail penting terkait spesifikasi dan fitur yang dibawanya. Selain itu, keberadaannya juga memperkuat indikasi bahwa peluncuran resmi kemungkinan sudah semakin dekat.
“Baca Juga: RedMagic 11S Pro Series Pakai Snapdragon Elite Gen 5″
iQOO Z11 Lite pertama kali terdeteksi melalui database Geekbench dengan nomor model vivo I2510. Listing tersebut menampilkan skor benchmark sekaligus informasi perangkat keras yang digunakan.
Tidak hanya Geekbench, smartphone ini juga sudah muncul di Bluetooth SIG dan SDPPI Postel Indonesia. Kehadiran di beberapa lembaga sertifikasi biasanya menjadi tanda bahwa perangkat sedang memasuki tahap akhir persiapan peluncuran.
Hasil Geekbench Ungkap Performa iQOO Z11 Lite
Dalam listing Geekbench 5, iQOO Z11 Lite mencatat skor 549 poin untuk pengujian single-core. Sementara itu, skor multi-core perangkat tersebut mencapai 1776 poin.
Hasil benchmark tersebut menunjukkan perangkat kemungkinan menyasar segmen menengah dengan fokus efisiensi daya. Meski bukan kelas flagship, performanya diperkirakan cukup untuk kebutuhan harian dan multitasking ringan.
Geekbench juga mengungkap detail konfigurasi chipset yang digunakan. Smartphone ini terlihat memakai prosesor dengan dua inti berkecepatan 2.40 GHz dan enam inti 2.00 GHz.
Berdasarkan konfigurasi tersebut, chipset yang dipakai diduga kuat adalah MediaTek Dimensity 6300. Chipset tersebut sebelumnya juga digunakan pada pendahulunya, yakni iQOO Z10 Lite 5G.
Dimensity 6300 dikenal sebagai chipset 5G yang difokuskan untuk efisiensi daya dan konektivitas modern. Chip ini umumnya digunakan pada smartphone kelas menengah dengan harga lebih terjangkau.
RAM 8GB dan Android 16 Jadi Bekal Awal
Selain chipset, listing Geekbench juga memperlihatkan konfigurasi RAM perangkat. iQOO Z11 Lite disebut hadir dengan RAM sebesar 8GB.
Kapasitas tersebut tergolong cukup besar untuk smartphone kelas menengah saat ini. RAM 8GB memungkinkan perangkat menjalankan multitasking lebih lancar dan menjaga performa tetap stabil.
Menariknya, perangkat ini sudah menjalankan Android 16 saat diuji di Geekbench. Kehadiran sistem operasi terbaru menunjukkan iQOO kemungkinan ingin menghadirkan dukungan software lebih modern sejak awal peluncuran.
Android 16 diperkirakan membawa peningkatan efisiensi sistem dan optimalisasi keamanan. Sistem operasi terbaru juga dapat membantu meningkatkan umur penggunaan perangkat dalam jangka panjang.
Meski belum ada detail lengkap mengenai antarmuka yang digunakan, besar kemungkinan perangkat tetap memakai Funtouch OS sebagai sistem utama. Antarmuka tersebut sudah menjadi ciri khas smartphone vivo dan iQOO di berbagai pasar.
Bluetooth SIG Konfirmasi Dukungan Fast Charging 44W
Sebelum muncul di Geekbench, perangkat dengan nomor model sama lebih dulu terdaftar di database Bluetooth SIG. Dari database tersebut, nama resmi iQOO Z11 Lite akhirnya mulai terungkap.
Bluetooth SIG juga mengonfirmasi bahwa smartphone ini mendukung teknologi pengisian daya 44W. Dukungan tersebut menjadi peningkatan menarik untuk perangkat kelas menengah.
Fast charging 44W memungkinkan pengisian baterai berlangsung lebih cepat dibandingkan teknologi standar. Fitur tersebut kini menjadi salah satu aspek penting bagi pengguna smartphone modern.
Meski kapasitas baterainya belum diketahui, dukungan charging cepat dapat meningkatkan kenyamanan penggunaan harian. Pengguna tidak perlu menunggu terlalu lama saat mengisi daya perangkat.
Kehadiran fitur tersebut juga memperlihatkan fokus iQOO pada keseimbangan antara performa dan efisiensi penggunaan. Strategi ini cukup umum diterapkan pada lini smartphone kelas menengah terbaru.
“Baca Juga: Syuting Film Sonic the Hedgehog 4 Resmi Berakhir”
iQOO Z11 Lite 5G Juga Sudah Terdaftar di Indonesia
Selain Geekbench dan Bluetooth SIG, iQOO Z11 Lite juga sudah muncul di database SDPPI Postel Indonesia. Perangkat terdaftar dengan nomor model I2510 dan nama resmi iQOO Z11 Lite 5G.
Pendaftaran di SDPPI menjadi indikasi kuat bahwa perangkat berpotensi masuk ke pasar Indonesia dalam waktu mendatang. Sertifikasi tersebut wajib dimiliki sebelum smartphone dipasarkan secara resmi di Indonesia.
Hingga saat ini, iQOO masih belum mengungkap jadwal peluncuran maupun spesifikasi lengkap perangkat tersebut. Namun, kemunculan di berbagai sertifikasi menunjukkan proses persiapan sudah berjalan cukup jauh.
Jika benar menggunakan Dimensity 6300 dan dukungan charging 44W, iQOO Z11 Lite kemungkinan akan bersaing di segmen smartphone 5G terjangkau. Segmen tersebut saat ini semakin ramai dengan kehadiran berbagai model baru.
Kehadiran iQOO Z11 Lite juga memperlihatkan upaya perusahaan memperluas lini Z Series untuk menjangkau lebih banyak pengguna. Smartphone ini diperkirakan menyasar konsumen yang membutuhkan perangkat 5G dengan fitur modern dan harga kompetitif.




Leave a Reply