NhatXu – iQOO Z11S resmi diumumkan sebagai smartphone pertama iQOO yang membawa baterai berkapasitas 10.000 mAh. Kapasitas tersebut menjadi daya tarik utama perangkat terbaru ini. iQOO juga membekali Z11S dengan chipset baru untuk meningkatkan kemampuan performanya. Selain itu, perangkat membawa layar AMOLED dengan refresh rate tinggi untuk menunjang pengalaman penggunaan.
Baterai berkapasitas besar tersebut menggunakan teknologi second-generation semi-solid dari CATL. Teknologi ini membantu memadatkan material baterai sehingga kapasitas besar tidak membutuhkan bodi terlalu tebal. iQOO Z11S memiliki ketebalan 8,59 mm dengan bobot sekitar 225 gram. Dimensi tersebut membuat perangkat tetap relatif ringkas untuk smartphone dengan baterai 10.000 mAh.
“Baca Juga: Silent Hill: Townfall Tampilkan 18 Menit Gameplay Baru”
Teknologi Baterai CATL Membuat Bodi Tetap Relatif Tipis
Penggunaan baterai jumbo menjadi salah satu aspek utama yang ditawarkan iQOO Z11S. Kapasitas 10.000 mAh memberikan perangkat cadangan daya yang sangat besar untuk penggunaan sehari-hari. iQOO memanfaatkan teknologi semi-solid generasi kedua dari CATL untuk mencapai kapasitas tersebut. CATL sendiri dikenal sebagai salah satu produsen baterai kendaraan listrik asal China.
Teknologi tersebut memungkinkan material baterai dipadatkan dalam ruang yang lebih efisien. Pendekatan ini membantu iQOO mempertahankan ukuran bodi tanpa membuat perangkat terlalu tebal. Ketebalan 8,59 mm menjadi salah satu aspek menarik dari desain Z11S. Bobot 225 gram juga masih berada dalam batas yang cukup wajar untuk kapasitas baterai sebesar itu.
Dimensity 7500 Menjadi Penggerak Utama iQOO Z11S
Selain kapasitas baterai, performa menjadi fokus penting dalam spesifikasi iQOO Z11S. Smartphone ini menggunakan SoC Dimensity 7500 yang diproduksi menggunakan proses TSMC N4P. Chipset tersebut menjadi salah satu komponen utama yang mendukung kemampuan komputasi perangkat. iQOO juga menonjolkan performa jangka panjang sebagai bagian dari nilai jualnya.
Berdasarkan klaim perusahaan, Z11S mampu mencatat lebih dari 1,31 juta poin dalam AnTuTu 11. iQOO juga menyebut performanya dapat tetap lancar hingga lima tahun penggunaan. Klaim tersebut menunjukkan fokus perusahaan terhadap ketahanan performa dalam penggunaan jangka panjang. Namun, pengalaman aktual tetap dapat berbeda berdasarkan aplikasi dan pola penggunaan masing-masing pengguna.
Layar AMOLED 6,83 Inci Mendukung Refresh Rate 144 Hz
iQOO Z11S membawa layar AMOLED berukuran 6,83 inci dengan resolusi 2.800 x 1.260 piksel. Panel tersebut mendukung refresh rate hingga 144 Hz untuk menghasilkan tampilan yang lebih responsif. Layar ini juga memiliki cakupan warna P3 dan mendukung kedalaman warna 10-bit. Spesifikasi tersebut membuat panelnya ditujukan untuk penggunaan multimedia dan aktivitas dengan pergerakan cepat.
Tingkat kecerahan layar juga menjadi salah satu fitur yang ditonjolkan iQOO. Perusahaan mengklaim full-screen brightness layar dapat mencapai 2.000 nits. Pada bagian atas layar terdapat kamera selfie beresolusi 8 MP. Kamera tersebut ditempatkan dalam desain layar yang mempertahankan area tampilan utama perangkat.
“Baca Juga: Nitecore NWE10 Bawa Fitur Darurat untuk Pendaki”
Kamera Utama 50 MP Melengkapi Spesifikasi Z11S
Pada bagian belakang, iQOO Z11S membawa kamera utama beresolusi 50 MP. Kamera tersebut menggunakan aperture f/1.8 untuk mendukung pengambilan gambar dalam berbagai kondisi. Kamera utama ditemani sebuah kamera tambahan serta LED flash. Seluruh komponen tersebut ditempatkan dalam modul kamera belakang dengan tonjolan yang cukup tebal.
Secara keseluruhan, iQOO Z11S menggabungkan baterai berkapasitas sangat besar dengan chipset baru. Perangkat juga menawarkan layar AMOLED 144 Hz dan kamera utama 50 MP. Teknologi baterai CATL menjadi bagian penting dalam menjaga ukuran bodi tetap terkendali. Kombinasi tersebut membuat Z11S tampil sebagai smartphone yang menempatkan daya tahan dan performa sebagai prioritas utama.




Leave a Reply