NhatXu– Realme kembali memperluas portofolio smartphone kelas menengahnya dengan menyiapkan peluncuran Realme Narzo Power 5G. Perangkat ini dipastikan akan meluncur pada 5 Maret mendatang dan langsung menarik perhatian karena membawa baterai berkapasitas sangat besar, yakni 10.001 mAh. Angka ini menempatkan Narzo Power 5G sebagai salah satu smartphone dengan baterai terbesar di pasaran saat ini.
“Baca Juga: Itel City 200 Hadir di Indonesia dengan Harga Rp1,3 Jutaan”
Informasi awal juga menunjukkan bahwa Narzo Power 5G memiliki banyak kemiripan dengan Realme P4 Power yang baru dirilis beberapa minggu lalu. Mulai dari kapasitas baterai, desain bodi, hingga spesifikasi inti, keduanya terlihat hampir identik. Hal ini menguatkan dugaan bahwa Realme Narzo Power 5G merupakan versi rebrand untuk lini Narzo.
Realme Narzo Power 5G Dijadwalkan Rilis 5 Maret 2026
Realme telah mengonfirmasi tanggal peluncuran Narzo Power 5G melalui materi promosi resmi. Smartphone ini akan diperkenalkan pada 5 Maret 2026. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari strategi Realme untuk memperkuat lini Narzo yang dikenal fokus pada daya tahan dan performa.
Dalam teaser resmi, Realme menonjolkan kapasitas baterai jumbo sebagai daya tarik utama. Narzo Power 5G membawa baterai 10.001 mAh, kapasitas yang sama persis dengan Realme P4 Power. Angka ini jauh di atas rata-rata smartphone saat ini yang umumnya berada di kisaran 5.000 hingga 6.000 mAh.
Peluncuran ini menandai upaya Realme untuk menjawab kebutuhan pengguna dengan mobilitas tinggi. Daya tahan baterai menjadi fokus utama, terutama bagi pengguna yang aktif bermain game, streaming, atau bekerja sepanjang hari.
Desain Narzo Power 5G Disebut Identik dengan Realme P4 Power
Selain baterai, desain Narzo Power 5G juga menjadi sorotan. Dari teaser yang beredar, tampilan bodinya terlihat sangat mirip dengan Realme P4 Power. Modul kamera, penempatan elemen desain, hingga keseluruhan siluet perangkat tampak identik.
Kemiripan ini memperkuat dugaan bahwa Narzo Power 5G merupakan hasil rebranding. Strategi semacam ini bukan hal baru bagi Realme, terutama untuk membedakan lini produk di pasar atau segmen tertentu. Narzo biasanya menyasar pengguna muda dengan pendekatan pemasaran yang berbeda.
Meski demikian, Realme belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan di balik kemiripan desain tersebut. Namun, pendekatan rebrand memungkinkan perusahaan memperluas jangkauan produk tanpa pengembangan perangkat baru dari nol.
Spesifikasi Utama Narzo Power 5G Berbasis Dimensity 7400
Melalui microsite resminya, Realme mengungkap spesifikasi inti Narzo Power 5G. Smartphone ini ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7400. SoC tersebut diposisikan untuk memberikan keseimbangan antara performa dan efisiensi daya, sejalan dengan karakter perangkat berbaterai besar.
Layar Narzo Power 5G mendukung refresh rate hingga 144Hz. Tingkat kecerahan puncaknya diklaim mencapai 6.500 nit, yang tergolong sangat tinggi untuk penggunaan luar ruangan. Spesifikasi ini mendukung pengalaman visual yang mulus dan terang.
Pada sektor kamera, perangkat ini dibekali kamera utama 50 MP. Sensor yang digunakan berasal dari Sony dan sudah dilengkapi fitur optical image stabilization atau OIS. Untuk sistem operasi, Narzo Power 5G langsung menjalankan Realme UI 7.0 berbasis Android 16 saat dirilis.
Baterai 10.001 mAh dengan Pengisian Daya Super Cepat
Daya tahan menjadi keunggulan utama Narzo Power 5G. Baterai berkapasitas 10.001 mAh memungkinkan penggunaan dalam waktu sangat panjang tanpa perlu sering mengisi ulang. Kapasitas ini identik dengan Realme P4 Power.
Untuk pengisian daya, Realme membekali perangkat ini dengan dukungan 80W wired charging. Kecepatan ini tergolong tinggi untuk baterai berkapasitas besar. Selain itu, Narzo Power 5G juga mendukung 27W reverse wired charging.
Fitur reverse charging memungkinkan smartphone ini digunakan sebagai sumber daya untuk perangkat lain. Pendekatan ini menegaskan posisi Narzo Power 5G sebagai perangkat andalan untuk kebutuhan daya dalam berbagai situasi.
Bobot Narzo Power 5G tercatat sekitar 219 gram. Meski tergolong berat, angka ini masih tergolong wajar mengingat kapasitas baterai yang dibawanya.
“Baca Juga: Thorbjorn Jagland Dibawa ke RS Setelah Upaya Bunuh Diri Terkait Kasus Epstein”
Strategi Rebrand dan Peluang Rilis di Pasar Global
Melihat kesamaan spesifikasi dan desain, Narzo Power 5G hampir dapat dipastikan merupakan versi rebrand dari Realme P4 Power. Perbedaan utamanya terletak pada positioning produk dan jalur pemasaran melalui lini Narzo.
Narzo Power 5G akan dirilis pertama kali di India. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai rencana peluncuran di pasar lain. Kondisi ini cukup masuk akal mengingat Realme P4 Power sudah lebih dulu hadir dengan spesifikasi serupa.
Untuk pasar Indonesia, peluang kehadiran Narzo Power 5G terbilang kecil. Realme sudah cukup lama tidak merilis seri Narzo di Indonesia. Selain itu, kehadiran P4 Power atau lini lain dengan spesifikasi serupa dapat menjadi alasan Realme tidak membawa Narzo Power 5G ke Tanah Air.
Dengan strategi ini, Realme terlihat berfokus menyesuaikan produk berdasarkan karakter pasar. Narzo Power 5G menjadi contoh bagaimana satu perangkat dapat dihadirkan dalam identitas berbeda untuk menjangkau segmen pengguna yang lebih spesifik.




Leave a Reply