NhatXu– Konsep laptop dengan panel surya sebenarnya bukan hal baru dalam industri teknologi. Namun perangkat dengan fitur tersebut sangat jarang hadir di pasar komersial. Setelah cukup lama tidak terdengar, konsep ini kembali muncul melalui perangkat terbaru dari Oukitel.
Perusahaan tersebut memperkenalkan Oukitel RG14-P, sebuah laptop rugged yang mengintegrasikan panel surya langsung pada bodinya. Panel tersebut ditempatkan di bagian belakang layar dan menyatu dengan penutup perangkat.
“Baca Juga: Soundcore Boom Go 3i Debut sebagai Speaker IP68″
Pendekatan ini membuat laptop dapat memanfaatkan energi matahari sebagai sumber daya tambahan. Konsep tersebut dirancang untuk membantu pengguna yang sering bekerja di luar ruangan.
Laptop ini juga dibekali layar touchscreen berukuran 14,1 inci. Perangkat tersebut menjalankan sistem operasi Windows 11 yang mendukung berbagai kebutuhan produktivitas modern.
Dengan kombinasi panel surya dan desain rugged, Oukitel mencoba menghadirkan perangkat yang dapat digunakan di lingkungan kerja yang menantang. Laptop ini menargetkan pengguna yang membutuhkan perangkat tangguh sekaligus fleksibel dalam penggunaan daya.
Dirancang untuk Pekerja Lapangan dan Area Terpencil
Oukitel RG14-P dikembangkan untuk pengguna yang bekerja di lingkungan ekstrem. Pekerja di sektor konstruksi, industri energi, dan proyek lapangan sering menghadapi keterbatasan akses listrik.
Dalam kondisi tersebut, perangkat elektronik sering bergantung pada sumber daya cadangan. Panel surya yang disematkan pada laptop ini diharapkan membantu menyediakan tambahan energi.
Saat perangkat digunakan di luar ruangan, panel surya dapat memanfaatkan paparan sinar matahari untuk mengisi daya tambahan. Fitur ini dapat membantu memperpanjang waktu penggunaan laptop.
Meski demikian, panel surya pada perangkat ini kemungkinan tidak menggantikan sepenuhnya pengisian daya melalui kabel. Fungsi utamanya lebih difokuskan sebagai sumber energi tambahan.
Pendekatan ini cukup relevan untuk pengguna yang bekerja di lokasi terpencil. Dalam kondisi minim listrik, setiap tambahan daya dapat membantu menjaga perangkat tetap berfungsi lebih lama.
Dengan konsep tersebut, Oukitel mencoba menghadirkan solusi praktis bagi pekerja lapangan yang membutuhkan laptop tangguh dan fleksibel dalam penggunaan energi.
Sistem Baterai Ganda dan Dukungan Fast Charging
Untuk mendukung kebutuhan daya, Oukitel RG14-P menggunakan sistem baterai ganda. Laptop ini dilengkapi baterai utama berkapasitas 3.000 mAh.
Selain itu, terdapat baterai cadangan dengan kapasitas 5.200 mAh. Kombinasi kedua baterai ini dirancang untuk memberikan daya yang lebih stabil selama penggunaan.
Sistem baterai ganda memungkinkan perangkat mempertahankan daya lebih lama ketika digunakan di lapangan. Hal ini penting terutama bagi pengguna yang tidak selalu memiliki akses ke sumber listrik.
Selain mengandalkan panel surya, laptop ini juga mendukung pengisian daya melalui adaptor kabel. Oukitel menyematkan dukungan pengisian cepat hingga 65W.
Teknologi tersebut memungkinkan baterai terisi lebih cepat dibandingkan pengisian standar. Dengan demikian, pengguna dapat kembali menggunakan perangkat dalam waktu lebih singkat.
Kombinasi panel surya, baterai ganda, serta fast charging memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan daya. Laptop tetap dapat diisi melalui berbagai metode sesuai kondisi penggunaan.
Desain Rugged dengan Perlindungan Tambahan
Oukitel juga menekankan aspek ketahanan pada desain RG14-P. Laptop ini dibuat dengan rangka metal yang dirancang untuk menghadapi penggunaan di lingkungan keras.
Pada setiap sudut bodi terdapat bantalan karet yang berfungsi meredam benturan. Struktur tersebut membantu melindungi komponen internal saat perangkat mengalami guncangan atau jatuh.
Desain rugged seperti ini umum digunakan pada perangkat yang ditujukan untuk penggunaan industri. Perangkat harus mampu bertahan dalam kondisi lingkungan yang tidak selalu ideal.
Di bagian samping perangkat terlihat berbagai port konektivitas. Laptop ini menyediakan port USB, Ethernet, serta VGA untuk kebutuhan koneksi perangkat tambahan.
Setiap port dilengkapi penutup fisik untuk melindungi konektor dari debu dan kotoran. Fitur ini penting terutama ketika perangkat digunakan di area konstruksi atau lingkungan berdebu.
Laptop ini juga memiliki pegangan besar di bagian depan bodi. Pegangan tersebut memudahkan pengguna membawa perangkat saat berpindah lokasi kerja.
“Baca Juga: Sony Dilaporkan Tes Dynamic Pricing PlayStation Store”
Laptop Bertenaga Surya Masih Jarang di Pasar
Oukitel belum mengungkap detail teknis panel surya yang digunakan pada RG14-P. Namun besar kemungkinan panel tersebut hanya berfungsi sebagai sumber daya tambahan.
Konsep laptop dengan panel surya sebenarnya pernah muncul sebelumnya. Salah satu contoh yang cukup dikenal adalah Samsung NC215S yang dirilis lebih dari satu dekade lalu.
Netbook tersebut memiliki panel surya pada bagian belakang layar. Perangkat itu membutuhkan sekitar dua jam paparan sinar matahari untuk menambah satu jam waktu penggunaan.
Selain itu, beberapa produsen teknologi juga pernah memperlihatkan konsep serupa. Lenovo misalnya pernah menampilkan konsep laptop Yoga dengan panel surya.
Pada konsep tersebut, panel surya diklaim mampu menghasilkan energi cukup untuk memutar video selama satu jam. Energi tersebut diperoleh setelah sekitar 20 menit terkena sinar matahari.
Namun sebagian besar perangkat bertenaga surya masih berhenti pada tahap konsep. Karena itu, kehadiran Oukitel RG14-P menunjukkan upaya baru menghadirkan teknologi tersebut ke perangkat komersial.
Jika konsep ini berhasil diterapkan secara efektif, laptop dengan panel surya berpotensi menjadi solusi menarik bagi pengguna yang bekerja di lingkungan tanpa akses listrik stabil.



Leave a Reply