NhatXu – Criterion Games memberikan sinyal kuat mengenai arah baru studio setelah merayakan hari jadinya yang ke-30. Pengembang yang dikenal lewat seri Need for Speed dan Burnout itu kini menegaskan fokus utamanya berada pada franchise Battlefield.
Pernyataan tersebut muncul dalam wawancara eksklusif bersama IGN Nordic. Dalam kesempatan itu, tim pengembang lebih banyak membahas masa depan Criterion sebagai bagian dari Battlefield Studios dibandingkan proyek game balapan.
“Baca Juga: Square Enix Buka Peluang Final Fantasy Turn Based”
Perubahan fokus ini menandai babak baru bagi studio yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu pengembang game balapan paling berpengaruh di bawah naungan Electronic Arts atau EA.
Criterion Pilih Bahas Masa Depan Battlefield Ketimbang Warisan Game Balapan
Dalam sesi wawancara, Criterion Games menerima berbagai pertanyaan mengenai perjalanan studio selama tiga dekade terakhir. Salah satu topik yang mencuat adalah keterlibatan mereka dalam pengembangan seri Battlefield, termasuk Battlefield 6.
Namun, ketika ditanya mengenai masa depan Need for Speed dan Burnout, pihak studio memilih tidak membahas kedua franchise tersebut. Rebecka Coutaz, Vice President dan General Manager Battlefield Studios untuk wilayah Eropa, menegaskan bahwa fokus wawancara adalah masa depan, bukan masa lalu.
Menurut Rebecka Coutaz, seluruh perhatian Criterion saat ini tertuju pada pengembangan Battlefield. Pernyataan tersebut menunjukkan perubahan prioritas studio dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Criterion sendiri telah terlibat dalam sejumlah proyek Battlefield bersama tim lain di bawah Battlefield Studios. Kolaborasi itu menjadi bagian dari strategi EA untuk memperkuat pengembangan franchise tersebut.
Pernyataan Rebecka Coutaz Isyaratkan Akhir Perjalanan Need for Speed di Criterion
Jawaban yang disampaikan Rebecka Coutaz memunculkan dugaan kuat bahwa Criterion tidak lagi mengembangkan game baru Need for Speed maupun Burnout. Meski tidak mengumumkan penghentian kedua franchise tersebut secara langsung, fokus studio disebut sepenuhnya beralih ke Battlefield.
Apabila arah tersebut tidak berubah, Need for Speed Unbound akan menjadi game terakhir seri Need for Speed yang dikembangkan oleh Criterion Games. Judul tersebut sebelumnya dirilis sebagai proyek terbaru studio untuk franchise balapan milik EA.
Hingga kini, Electronic Arts belum mengumumkan studio lain yang akan mengambil alih pengembangan Need for Speed. Karena itu, masa depan franchise tersebut masih belum memiliki kepastian resmi.
Sementara itu, Burnout juga belum menunjukkan tanda-tanda akan kembali melalui proyek baru. Franchise tersebut telah lama tidak menerima seri utama sejak beberapa tahun terakhir.
Media Terkejut dengan Sikap Criterion terhadap Need for Speed dan Burnout
Pernyataan Rebecka Coutaz mengejutkan sejumlah media yang menghadiri acara perayaan ulang tahun Criterion Games. IGN Nordic menjadi salah satu media yang menyoroti perubahan sikap studio terhadap franchise yang membesarkan namanya.
Selama bertahun-tahun, Criterion dikenal melalui berbagai game balapan populer. Seri Burnout memperoleh reputasi berkat gameplay cepat dan aksi tabrakan yang menjadi ciri khasnya.
Studio tersebut juga berhasil mengembangkan beberapa judul Need for Speed yang mendapat perhatian komunitas pemain. Karena sejarah tersebut, banyak media berharap memperoleh gambaran mengenai masa depan kedua franchise.
Namun, Criterion memilih mengarahkan pembahasan sepenuhnya pada Battlefield. Keputusan itu semakin memperkuat kesan bahwa studio telah meninggalkan fokus utamanya di genre balapan.
“Baca Juga: Roblox Tingkatkan Sistem Pelaporan untuk Pengguna”
Masa Depan Criterion Kini Berpusat pada Pengembangan Battlefield
Fokus penuh terhadap Battlefield menunjukkan perubahan strategi yang dijalankan Criterion Games bersama Electronic Arts. Studio kini menjadi bagian penting dalam pengembangan franchise penembak tersebut.
Langkah ini juga memperlihatkan bagaimana EA mengalokasikan sumber daya untuk memperkuat Battlefield melalui kolaborasi beberapa studio internal. Criterion menjadi salah satu tim yang dipercaya mendukung pengembangan seri tersebut.
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai game Need for Speed atau Burnout baru yang akan digarap Criterion. Pernyataan Rebecka Coutaz justru mengindikasikan studio tidak lagi mengerjakan proyek dari kedua franchise tersebut.
Meski demikian, Electronic Arts masih memiliki hak atas Need for Speed dan Burnout. Karena itu, masa depan kedua seri tersebut tetap bergantung pada strategi perusahaan, termasuk kemungkinan menunjuk studio lain untuk melanjutkan pengembangannya di masa mendatang.




Leave a Reply