NhatXu – NVIDIA memperluas dukungan GeForce NOW dengan menghadirkan aplikasi native untuk PC berbasis Linux. Aplikasi tersebut sebelumnya diperkenalkan dalam tahap beta pada awal 2026. Kini, NVIDIA menyatakan dukungan Linux melalui aplikasi native tersebut semakin matang. Dukungan resmi mencakup Ubuntu 24.04 LTS dan versi setelahnya. Kehadiran aplikasi ini membuat pengguna Linux tidak lagi harus mengandalkan browser untuk mengakses GeForce NOW. NVIDIA menghadirkan layanan tersebut sebagai solusi cloud gaming dengan rendering dilakukan melalui server. Dengan pendekatan tersebut, perangkat Linux tidak perlu memiliki kartu grafis kelas atas untuk menjalankan game berat.
“Baca Juga: Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Ungkap Performa Gaming”
GeForce NOW Membawa Performa RTX 5080 dari Cloud
Keunggulan utama layanan ini terletak pada kemampuan server cloud yang digunakan NVIDIA. Pelanggan Ultimate dapat mengakses server dengan performa berbasis GeForce RTX 5080. NVIDIA menawarkan streaming hingga resolusi 5K pada 120 FPS untuk perangkat dan game yang kompatibel. Mode kompetitif juga mendukung streaming hingga 360 FPS pada resolusi 1080p. Kemampuan tersebut memungkinkan komputer Linux menjalankan game dengan kualitas grafis tinggi. Pemrosesan grafis dilakukan di pusat data NVIDIA, kemudian hasilnya dikirim melalui internet. Pengguna juga dapat menikmati teknologi seperti ray tracing dan DLSS 4 melalui layanan tersebut. Namun, fitur tertentu tetap bergantung pada paket langganan dan kompatibilitas game.
Ubuntu 24.04 Menjadi Platform Linux yang Didukung Resmi
NVIDIA secara khusus mencantumkan Ubuntu 24.04 LTS dan versi setelahnya sebagai sistem operasi yang didukung. Aplikasi native tersebut dirancang untuk desktop dan notebook berbasis Linux. Persyaratan perangkat kerasnya relatif ringan dibandingkan kebutuhan menjalankan game secara lokal. Pengguna membutuhkan GPU modern yang mendukung decoding video H.264 atau H.265 melalui Vulkan. NVIDIA juga merekomendasikan koneksi Ethernet atau Wi-Fi 5GHz untuk pengalaman lebih stabil. Meski demikian, dukungan Linux masih memiliki sejumlah batasan fitur. HDR, AV1, Cloud G-Sync, surround sound, dan AI Scaling belum tersedia pada aplikasi native. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa NVIDIA masih memiliki ruang untuk menyempurnakan pengalaman Linux.
Koneksi Internet Menjadi Faktor Penting Pengalaman Cloud Gaming
Cloud gaming sangat bergantung pada kualitas koneksi internet karena game diproses secara jarak jauh. NVIDIA menetapkan kebutuhan bandwidth berbeda berdasarkan resolusi dan frame rate. Streaming 720p hingga 60 FPS membutuhkan setidaknya 15 Mbps. Resolusi 1080p pada 60 FPS membutuhkan sekitar 25 Mbps. Sementara itu, streaming 4K pada 120 FPS membutuhkan setidaknya 45 Mbps. Untuk resolusi 5K pada 120 FPS, kebutuhan bandwidth meningkat menjadi sekitar 65 Mbps. Streaming pada 240 atau 360 FPS membutuhkan sekitar 55 Mbps untuk resolusi QHD atau Full HD. NVIDIA juga mensyaratkan latensi kurang dari 80 milidetik menuju pusat data. Kondisi jaringan tersebut menjadi faktor penting untuk menjaga respons permainan tetap nyaman.
“Baca Juga: Samsung Ungkap Pasokan RAM Berpotensi Ketat hingga 2028″
GeForce NOW Memperluas Akses Gaming untuk Pengguna Linux
Kehadiran aplikasi native memberikan pilihan baru bagi pengguna Linux yang tidak memiliki GPU gaming mahal. Mereka dapat mengandalkan kemampuan server cloud selama memiliki koneksi internet memadai. GeForce NOW juga menyediakan akses terhadap lebih dari 4.500 game dalam katalognya. Paket Ultimate menawarkan pengalaman paling tinggi dengan akses RTX 5080. Namun, pengguna tetap membutuhkan game yang kompatibel dan paket berlangganan sesuai fitur. NVIDIA sebelumnya memperluas GeForce NOW ke Windows, macOS, Chromebook, perangkat mobile, TV, dan handheld. Dukungan Linux menjadi bagian dari strategi tersebut untuk menjangkau lebih banyak perangkat. Bagi pengguna Linux, langkah ini memperkuat posisi cloud gaming sebagai alternatif terhadap PC gaming tradisional. Meski masih memiliki beberapa keterbatasan, aplikasi native tersebut memberikan fondasi penting untuk perkembangan gaming Linux.




Leave a Reply