NhatXu – Aktor Omara Esteghlal berhasil meraih Piala Citra untuk kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2025. Kemenangan ini didapat berkat perannya yang memukau dalam film Pengepungan di Bukit Duri. Omara berhasil mengalahkan tiga nominasi lainnya yang juga berkompetisi ketat, yaitu Reza Rahadian (Gowok), Boris Bokir (Panggil Aku Ayah), dan Jerome Kurnia (Perang Kota).
“Baca Juga: Sangyoung ENT Laporkan Tuduhan Pelecehan Terhadap Lee Yi Kyung”
Pidato Kemenangan Omara: Ucapan Syukur dan Penghargaan untuk Rekan-rekannya
Dalam pidato kemenangan yang penuh emosi, Omara Esteghlal mengungkapkan rasa syukur dan kekagumannya atas pencapaiannya tersebut. Ia mengaku sangat bersyukur bisa berada dalam satu nominasi dengan aktor-aktor yang ia idolakan, seperti Boris Bokir, Jerome Kurnia, dan Reza Rahadian. “Aku amat bersyukur bisa…bahkan (berada) satu nominasi dengan orang-orang yang aku idolakan. Bang Boris, Jerome, Kak Reza,” ungkapnya. Omara juga menyebutkan betapa berharga momen ini baginya, terutama karena ia bisa berbagi panggung dengan aktor-aktor hebat yang telah memberi banyak inspirasi dalam perjalanan kariernya. “Saya merasa sangat terhormat dan beruntung bisa berada di antara mereka. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” tambah Omara, dengan suara yang sedikit gemetar karena emosi.
Ucapan Terima Kasih untuk Keluarga dan Kekasih Prilly Latuconsina
Omara tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada keluarganya yang selalu mendukung perjalanan kariernya. Dalam pidatonya, ia juga memberikan penghargaan khusus kepada sang kekasih, Prilly Latuconsina, yang menurutnya selalu mendukung segala aktivitasnya, termasuk dalam acara penghargaan tersebut. “Dan juga untuk perempuan yang hebat sekali bisa mengurus semua acara ini, Ibu Prilly Latuconsina, yang cantik di situ. Terima kasih. I love you,” ujarnya dengan mata yang berkaca-kaca.
Terima Kasih untuk Kru dan Pemeran Pengepungan di Bukit Duri
Selain keluarganya, Omara juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pemain dan kru Pengepungan di Bukit Duri. Ia memberikan penghargaan khusus untuk sang sutradara, Joko Anwar, yang menurutnya banyak memberikan inspirasi. “Khususnya untuk Abang Joko, I love you, Bang. Aku nge-fans banget sama Abang,” ungkap Omara. Ia juga tidak melupakan lawan mainnya di film tersebut, Morgan Oey, yang disebutnya sebagai guru dalam dunia akting. “Tentunya aku gak bisa di sini tanpa Pak Guruku tercinta, Morgan Oey, ini untukmu, Pak,” tambah Omara.
“Baca Juga: Unity Umumkan Kerja Sama Strategis dengan Epic Games”
Kemenangan Omara Esteghlal sebagai Bukti Dedikasi dalam Dunia Perfilman
Omara Esteghlal yang masih berusia 26 tahun ini menunjukkan bahwa dedikasi dan kerja kerasnya dalam dunia perfilman Indonesia semakin diakui. Kemenangan di FFI 2025 ini menjadi bukti nyata dari kemampuannya sebagai aktor pendukung yang patut diperhitungkan. Dengan berbagai penghargaan yang diraihnya, Omara diharapkan akan terus berkembang dan mencetak prestasi lebih tinggi dalam karier aktingnya di masa depan.




Leave a Reply