NhatXu – Dokumen internal yang bocor mengungkap bahwa The Pokémon Company pernah mempertimbangkan kenaikan harga game Pokémon sejak era Pokémon Sword & Shield di Nintendo Switch. Rencana tersebut muncul beberapa tahun sebelum harga game AAA mulai meningkat menjadi standar baru di industri.
Informasi ini berasal dari dokumen internal yang diduga bocor dalam insiden besar yang dikenal sebagai Teraleak. Meski dokumen tersebut memberikan gambaran mengenai strategi perusahaan pada masa lalu, isinya belum tentu mencerminkan kebijakan yang berlaku saat ini.
“Baca Juga: Valve Atasi Bug Indikator Suhu di Steam Machine”
Rencana Kenaikan Harga Muncul Sejak Era Pokémon Sword & Shield
Dalam beberapa tahun terakhir, harga game AAA mengalami kenaikan secara bertahap. Jika sebelumnya harga 60 dolar Amerika Serikat menjadi standar, kini banyak penerbit mulai menjual game baru dengan harga 70 hingga 80 dolar Amerika Serikat.
Di tengah perubahan tersebut, dokumen internal menunjukkan bahwa The Pokémon Company sebenarnya telah memikirkan strategi serupa jauh lebih awal. Pembahasan itu berlangsung pada periode pengembangan Pokémon Sword & Shield untuk Nintendo Switch pertama.
Berdasarkan isi dokumen, perusahaan sempat mempertimbangkan untuk menaikkan harga game Pokémon di atas 60 dolar Amerika Serikat. Namun, rencana tersebut akhirnya tidak direalisasikan.
Salah satu alasan utama adalah kondisi pasar pada saat itu. Harga di atas 60 dolar Amerika Serikat belum diterima sebagai standar, terutama di kawasan Amerika Utara.
Perusahaan akhirnya memilih mempertahankan harga lama. Keputusan tersebut diambil dengan tujuan memaksimalkan jumlah penjualan ketika game resmi diluncurkan.
Dokumen Bocoran Soroti Strategi Penjualan Dua Versi Game Pokémon
Selain membahas rencana harga, dokumen yang sama juga mengungkap analisis mengenai perilaku konsumen Pokémon. Salah satu fokus perusahaan adalah meningkatkan jumlah pemain yang membeli dua versi game sekaligus.
Sejak lama, seri utama Pokémon selalu hadir dalam dua versi berbeda. Setiap versi memiliki perbedaan Pokémon tertentu sehingga mendorong pemain melakukan pertukaran atau membeli keduanya.
Dokumen internal menunjukkan bahwa strategi tersebut memberikan hasil yang cukup signifikan. Perusahaan bahkan mendorong penjualan melalui paket bundle yang berisi dua versi game sekaligus.
Data yang tercantum memperlihatkan sekitar 41 persen pemain membeli Pokémon Sun & Moon dalam versi ganda. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi sekitar 50 persen pada Pokémon Ultra Sun & Ultra Moon.
Sementara itu, Pokémon Let’s Go Pikachu & Let’s Go Eevee mencatat persentase yang lebih rendah. Sekitar 23 persen pemain memilih membeli kedua versi game tersebut.
Hasil tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam penyusunan strategi penjualan perusahaan. Penjualan versi ganda dinilai mampu memberikan kontribusi besar terhadap total penjualan setiap seri Pokémon.
Kebocoran Kembali Dibahas Setelah Muncul Rumor Pokémon Generasi Kesepuluh
Dokumen tersebut kembali menarik perhatian setelah muncul laporan mengenai seri Pokémon generasi kesepuluh. Laporan sebelumnya menyebut Pokémon Winds dan Pokémon Waves dijadwalkan meluncur secara eksklusif untuk Nintendo Switch 2 pada 2027.
Sejumlah indikasi juga menyebut kedua game tersebut berpotensi memiliki harga lebih tinggi dibandingkan seri sebelumnya. Jika informasi itu terbukti benar, keduanya dapat menjadi game Pokémon dengan harga tertinggi saat peluncuran.
Namun, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga kedua judul tersebut. Karena itu, seluruh informasi mengenai banderol masih bersifat dugaan dan belum dapat dipastikan.
Perlu dicatat bahwa dokumen yang bocor berasal dari periode sekitar 2018 hingga 2020. Strategi yang dibahas pada masa itu belum tentu masih digunakan oleh The Pokémon Company saat ini.
“Baca Juga: Criterion Tak Lagi Kembangkan Need for Speed”
Tren Industri Game Dinilai Membuka Peluang Harga Pokémon yang Lebih Tinggi
Temuan dalam dokumen tersebut menunjukkan bahwa strategi penetapan harga telah dipertimbangkan jauh sebelum kondisi pasar berubah. Saat itu, perusahaan memilih menunda rencana kenaikan harga karena menilai pasar belum siap.
Kini situasinya berbeda. Banyak penerbit game besar telah menjadikan harga 70 hingga 80 dolar Amerika Serikat sebagai standar baru untuk game AAA.
Perubahan tersebut membuat hambatan yang sebelumnya dihadapi The Pokémon Company kemungkinan tidak lagi sebesar beberapa tahun lalu. Meski demikian, keputusan mengenai harga tetap bergantung pada strategi perusahaan ketika produk resmi diumumkan.
Apabila Pokémon Winds dan Pokémon Waves benar-benar hadir dengan harga yang lebih tinggi, ekspektasi pemain juga diperkirakan akan meningkat. Penggemar tentu mengharapkan peningkatan kualitas visual, performa teknis, konten, serta inovasi gameplay yang sebanding dengan harga yang ditawarkan.
Terlepas dari berbagai spekulasi yang berkembang, dokumen bocoran ini memberikan gambaran menarik mengenai bagaimana The Pokémon Company telah merancang strategi bisnisnya sejak beberapa tahun lalu. Informasi tersebut juga menunjukkan bahwa keputusan mengenai harga sebuah game tidak hanya dipengaruhi biaya produksi, tetapi juga kesiapan pasar dan perilaku konsumen pada saat produk akan dirilis.




Leave a Reply