NhatXu – Wuchang: Fallen Feathers mencatat pencapaian baru tepat satu tahun setelah peluncurannya. Meski sempat menghadapi awal yang kurang mulus, game soulslike garapan Leenze itu kini telah dimainkan oleh lebih dari 5 juta pemain. Informasi tersebut diumumkan langsung oleh 505 Games selaku penerbit sebagai bagian dari perayaan ulang tahun pertama game tersebut.
“Baca Juga: Windows 11 Bakal Lebih Hemat RAM Berkat Pembaruan Baru”
505 Games Apresiasi Dukungan Komunitas Selama Setahun
Melalui pernyataan resminya, 505 Games mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain yang telah mendukung Wuchang: Fallen Feathers sejak hari pertama peluncuran.
Penerbit tersebut menilai pencapaian 5 juta pemain tidak lepas dari besarnya dukungan komunitas. Menurut mereka, antusiasme para pemain menjadi faktor penting dalam perkembangan game selama setahun terakhir.
Dalam pernyataannya, 505 Games mengatakan, “Terima kasih kepada setiap orang yang telah memainkan, mendukung, membagikan, dan percaya kepada Wuchang: Fallen Feathers.”
Mereka juga menambahkan bahwa pencapaian tersebut hanya dapat diraih berkat komunitas yang terus memberikan dukungan kepada game tersebut.
Meski sempat menerima berbagai kritik saat peluncuran, Wuchang: Fallen Feathers berhasil mempertahankan minat pemain melalui pembaruan dan pengalaman bermain yang ditawarkan.
Penjualan Satu Juta Unit Didukung Kehadiran di Game Pass
Sebelumnya, Wuchang: Fallen Feathers juga dilaporkan berhasil mencatat penjualan sebanyak satu juta unit di seluruh dunia. Angka tersebut menunjukkan performa komersial yang cukup positif dalam tahun pertamanya.
Game ini juga disebut menghasilkan pendapatan sekitar 30 juta euro atau sekitar Rp611 miliar. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa minat terhadap game masih tetap tinggi setelah peluncuran.
Di luar penjualan langsung, sebagian besar basis pemain diperkirakan berasal dari layanan berlangganan. Wuchang: Fallen Feathers tersedia melalui Game Pass sehingga dapat diakses oleh lebih banyak pemain.
Belakangan, game tersebut juga hadir di PS Plus. Kehadiran pada layanan tersebut diperkirakan ikut berkontribusi terhadap peningkatan jumlah pemain hingga menembus angka 5 juta.
Strategi distribusi melalui layanan berlangganan menjadi salah satu faktor yang memperluas jangkauan game kepada pengguna berbagai platform.
Digital Bros Akuisisi Waralaba Wuchang: Fallen Feathers
Di balik pencapaian tersebut, terjadi perubahan besar dalam kepemilikan waralaba Wuchang: Fallen Feathers. Tim utama yang mengembangkan game ini dilaporkan telah dibubarkan.
Selain itu, hak atas waralaba atau intellectual property (IP) Wuchang: Fallen Feathers kini telah diakuisisi oleh Digital Bros. Perusahaan tersebut merupakan induk dari 505 Games.
Dengan akuisisi tersebut, Digital Bros memperoleh kendali penuh atas pengembangan waralaba pada masa mendatang. Perusahaan kini memiliki hak untuk mengembangkan sekuel maupun proyek lain yang berkaitan dengan IP tersebut.
Perubahan kepemilikan ini juga berarti Digital Bros tidak lagi perlu memberikan royalti kepada Lenzee atas pengembangan proyek baru yang menggunakan waralaba tersebut.
“Baca Juga: AYANEO Ungkap Handheld Gaming Berharga Fantastis”
Perbedaan Visi Disebut Menjadi Penyebab Bubarnya Tim Pengembang
Laporan yang beredar menyebut pembubaran tim pengembang dipicu oleh hengkangnya Xia Siyuan. Ia dikenal sebagai sutradara sekaligus produser Wuchang: Fallen Feathers.
Keputusan tersebut dikabarkan berawal dari perbedaan pandangan antara Xia Siyuan dan jajaran pimpinan Lenzee. Perbedaan itu berkaitan dengan arah pengembangan serta masa depan studio.
Kepergian sosok yang memimpin pengembangan game akhirnya berdampak pada keberlangsungan tim inti. Situasi tersebut kemudian berujung pada pembubaran tim yang sebelumnya mengerjakan Wuchang: Fallen Feathers.
Meski terjadi perubahan besar di balik layar, waralaba Wuchang: Fallen Feathers masih memiliki peluang untuk berlanjut. Dengan kepemilikan penuh yang kini berada di tangan Digital Bros, masa depan seri ini akan ditentukan oleh strategi perusahaan dalam mengembangkan proyek berikutnya.




Leave a Reply